Kesalahan Tersering dalam Melakukan Perawatan Kulit

Tips Trik

Kebiasaan sehari-hari berpengaruh terhadap suasana kulit kita, terhitung diantaranya membawa dampak performa product perawatan kulit yang kami manfaatkan jadi tidak maksimal. Dokter estetika dan terapis spa, Christina Patchett sudah 10 th. malang melintang di industri Tips Tampil Cantik. Menurutnya, setidaknya tersedia 10 tradisi umum yang keliru tetapi sering dilakukan banyak orang disaat memelihara wajah.

 

1. Tidak mencuci muka sehabis berolahraga Mencuci muka harus jadi anggota dari perawatan kulit harian kita.

Hal itu terhitung harus dilakukan disaat kami berkeringat. Patchett memberi saran cuci muka minimal dua kali sehari, lebih-lebih terkecuali kami sering berolahraga. “Khususnya terkecuali kami jalankan olahraga yang berkeringat. Gunakan pembersih muka sehabis berolahraga lalu manfaatkan SPF dan pelembap,” ujarnya.

 

2. Hanya memakai tabir surya

disaat “bertemu” matahari Patchett memberi saran supaya kami manfaatkan tabir surya sepanjang hari dan sepanjang tahun, tidak cuma selagi akan beraktivitas di bawah matahari. “Banyak orang tidak memahami penetrasi sinar matahari melalui kaca, apalagi di musim dingin pun kami masih terkena sinar ultraviolet A atau sinar untuk penuaan,” kata Patchett. Selain harus memelihara diri dari sinar matahari, kami terhitung diimbau untuk selalu waspada bersama dengan sinar radiasi dari ponsel dan laptop. Sinar-sinar tersebut dinilai bisa memercepat penuaan. “Kulit kami terhitung akan jadi lebih cepat kusam,” katanya.

 

3. Melewatkan perihal mendasar Investasi

adalah perihal penting, terhitung didalam pemakaian product perawatan kulit yang sesuai bersama dengan keperluan kulit. Patchett memberi saran kami untuk bersihkan muka pagi dan malam hari, manfaatkan pelembap sesuai type kulit dan manfaatkan tabir surya yang baik. Perawatan tersebut adalah urutan dasar, tetapi masih banyak yang melewatkannya. Tidur tertib 7-8 jam terhitung direkomendasi untuk membawa dampak kulit nampak fresh selagi kami bangun.

 

4. Tidak jalankan facial teratur

Jika kamu tidak miliki kebiasaan jalankan facial, kemungkinan kamu harus terasa mempertimbangkannya.

Minimal lakukanlah sebulan sekali, lantas tiap-tiap tiga bulan. Pilihlah klinik kulit yang terhitung sedia kan sesi konsultasi bersama dengan dokter supaya kami bisa memperoleh perawatan yang sesuai.

 

5. Tidak merubah tradisi perawatan kulit Kulit berubah terhadap tiap-tiap musim.

Oleh gara-gara itu mutlak untuk jalankan facial tiap-tiap musim berubah. Pada musim tertentu, orang-orang terhitung condong manfaatkan pelembap lebih banyak daripada musim lainnya. Itulah mengapa, mutlak bagi kami untuk mengatur tradisi perawatan kulit sesuai bersama dengan kondisi. Terlebih terkecuali kamu banyak jalankan traveling. Di kota seperti London, misalnya, orang-orang harus manfaatkan serum antioksidan terhadap selagi musim panas untuk memelihara diri dari polusi. Serum antioksidan tersebut digunakan bersama dengan bersama dengan tabir surya dan product yang bertekstur ringan.

 

6. Berolahraga, minum alkohol

teh atau kopi sehabis facial Kebanyakan orang tidak mengetahuinya, tetapi 24 jam sehabis jalankan facial sebaiknya menghindari mengonsumsi teh, kopi dan alkohol serta hal-hal yang menstimulasi kulit, seperti sauna atau berolahraga di pusat kebugaran. Sebab, kulit kami sudah memperoleh banyak stimulasi disaat facial. Khususnya bagi pemilik kulit peka dan kering, hal-hal tersebut akan memperburuk suasana kulit.

 

7. Menggunakan tisu muka Patchett tak dulu mengedukasi orang-orang untuk bersihkan muka manfaatkan tisu pembersih.

Sebab, tisu pembersih memiliki kandungan banyak alkohol dan bisa merusak pelindung alami kulit. “Ketika manfaatkan tisu pembersih, kamu akan merubah pH tersebut,” kata Patchett. Toner akan membawa pH kulit lagi terhadap level yang seharusnya. Meski begitu, kami tak lagi membutuhkannya terkecuali sudah manfaatkan pembersih muka yang tepat. Ketika idamkan bersihkan muka di siang hari, memadai manfaatkan pembersih muka yang baik. Jika perlu, Patchett memberi saran pembersihan ganda (double cleansing). “Ketika kamu sudah menghentikan tradisi itu (membersihkan muka bersama dengan tisu), kamu akan merasakan perbedaannya terhadap kulitmu,” ujarnya.

 

8. Menggunakan makeup berkwalitas rendah Jika kamu adalah type orang yang manfaatkan makeup tiap-tiap hari, pilihlah makeup berkualitas.

Contohnya, bagi pemilik kulit berminyak, pastikan manfaatkan makeup yang memiliki kandungan salicylic acid. Jadi, jangan cuma menyimak penampilan, tetapi terhitung manfaatnya terhadap kulit. Patchett menambahkan, beberapa makeup justru bisa mengakibatkan jerawat. Misalnya, product yang mengklaim sebagai product “mineral” padahal sebenarnya sintetis. Dalam seminggu tetapkan satu hari bebas makeup supaya kulit bisa beristirahat. Tetapi terkecuali pekerjaan mengharuskan kamu selalu memakai make up 7 hari didalam seminggu, belilah product skincare yang berkwalitas untuk perawatan malam hari. “Kulit melakukan perbaikan diri di malam hari. Pada selagi tersebut lah kulit kami memperoleh manfaat dari product yang digunakan,” kata dia.

 

9. Saran dari orang yang keliru Semakin banyak orang yang berbagi tips dan Info mengenai kulit di tempat sosial.

Seperti blogger atau influencer. Namun, sumber tersebut sebenarnya tidak memadai kredibel. “Banyak orang akan melihatnya dan berpikir apa yang mereka manfaatkan adalah tren paling baru dan bagus. Padahal, bisa saja tren tersebut justru merusak kulit,” ujar Patchett. Ia mencontohkan tren black clay face mask yang tidak sesuai untuk tiap-tiap orang. “Bahan yang terdapat di dalamnya sangat keras. Kamu mengirim isyarat terhadap tubuh: ‘wah kering sekali kulitnya, ayo mengolah lebih banyak minyak.’ lalu nampak lah jerawat,” kata dia.

 

10. Menggunakan masker muka sangat sering Menggunakan masker muka terhitung bisa dimasukkan ke didalam tradisi perawatan kulit.

Bagi pemilik kulit berminyak, lakukanlah tiap-tiap tujuh sampai 10 hari. Untuk kulit paduan bisa manfaatkan masker muka seminggu sekali. Kulit normal bisa melakukannya dua kali seminggu. Sementara kulit kering bisa manfaatkan masker muka satu atau dua kali didalam seminggu. Sementara mereka yang punyai kulit sensitif, rosacea atau suasana kulit bersama dengan peradangan harus lebih waspada bersama dengan masker muka yang digunakan.