Uncategorized

Pendingin Udara Sepanjang Sejarah

Summary

  service ac di pekanbaru – Sulit membayangkan dunia modern tanpa AC. Tidak akan ada lemari es untuk menyimpan makanan, jadi belanja bahan makanan hampir setiap hari menjadi perlu. Lemari es hanya akan menyimpan makanan selama 2-3 hari, jadi akan […]

 

service ac di pekanbaru – Sulit membayangkan dunia modern tanpa AC. Tidak akan ada lemari es untuk menyimpan makanan, jadi belanja bahan makanan hampir setiap hari menjadi perlu. Lemari es hanya akan menyimpan makanan selama 2-3 hari, jadi akan selalu ada risiko keracunan makanan yang lebih tinggi. Pencakar langit tentu bukan tempat yang nyaman untuk bekerja. Banyak orang yang tinggal di iklim yang lebih panas seperti Phoenix, Arizona tidak akan tahan terhadap panas 100 derajat dan mungkin harus pindah ke utara, setidaknya selama bulan-bulan musim panas. Orang dengan asma dan migrain akan mengalami kesulitan tinggal di Washington DC, di mana mereka membutuhkan kualitas udara dalam ruangan yang bersih untuk menghindari kotoran yang terbawa udara.

Tidak selalu ada AC yang tersedia, terutama bagi mereka yang kurang kaya. Bagaimana AC bisa ditemukan? Apakah ada cara untuk mendinginkan rumah sebelum AC listrik? Ada sejarah yang kaya di balik evolusi pendingin ruangan dan itu mencakup lebih dari satu abad terakhir, membuat kenyamanan modern yang kita nikmati saat ini menjadi mungkin.

Cooling as Done By the Ancients

Menggunakan mesin untuk mendinginkan udara telah menjadi teknologi terkini, tetapi pendinginan rumah telah dilakukan sepanjang sejarah. Selama masa Kekaisaran Romawi mendominasi budaya Barat, orang-orang Romawi yang lebih kaya menikmati rumah yang sejuk di musim panas. Mereka menggunakan akuaduk, atau saluran, yang memindahkan air dari satu bagian rumah ke bagian lain. Saluran air skala penuh akan mengirimkan air minum ke seluruh bagian kota, tetapi digunakan di dalam rumah, saluran air ini menguapkan udara saat dipindahkan dan dapat mendinginkan ruangan.

Bangsa Romawi bukan satu-satunya di dunia yang mengerjakan pengembangan teknologi pendingin. Orang Cina menciptakan kipas putar yang digerakkan oleh air untuk menyediakan pergerakan udara di dalam gedung. Orang Persia akan menggali tangki besar, atau kolam, di halaman mereka. Ketika air ini menguap, itu mendinginkan daerah sekitarnya. Ini mungkin tampak seperti metode yang belum sempurna sekarang, tetapi cara ini efektif untuk memberikan bantuan selama musim panas yang menyengat.

Awal Mula Pendingin Ruangan Seperti Yang Kita Kenal

Michael Faraday, seorang ahli kimia dan fisikawan Inggris, menemukan cara menggunakan mesin untuk menyediakan AC pada tahun 1820. Dengan mengompresi dan mencairkan amonia, udara yang menguap dari cairan akan menjadi lebih dingin daripada suhu udara normal. Prinsip-prinsip ini digunakan sejak awal untuk menghasilkan es dalam jumlah besar. Pada tahun 1830-an, seorang dokter bernama John Gorrie mengadaptasi prinsip ini dan menggunakan kipas angin untuk meniup seember es, menghasilkan udara yang lebih dingin bagi mereka yang dirawat di rumah sakit.

Untuk mendinginkan pabrik percetakan, yang dibuat sangat panas oleh mesin dan peralatan yang intens, AC elektrik pertama dibuat pada tahun 1902 oleh Willis Haviland Carrier. Dengan menurunkan suhu di pabrik, sistem pendingin ini menghemat kertas agar tidak melengkung saat sedang dicetak. Dia menyebutnya, “Alat untuk Mengobati Udara”. Stuart Cramer mematenkan istilah “AC” pada tahun 1906 ketika dia menggunakan sistem pendingin Carrier untuk mengkondisikan benang seperti yang digunakan di pabrik tekstil.

Sejak awal, AC elektrik bisa sangat berbahaya karena bahan kimia yang mereka gunakan. Desain awal untuk AC elektrik menggunakan amonia dan propana. Pada tahun 1928, para ilmuwan mulai menggunakan Freon sebagai zat pendingin karena bahan kimia tersebut ternyata kurang berbahaya bagi manusia. Dengan modifikasi ini, orang menggunakan sistem AC di mobil mereka pada tahun 1940-an.

Melanjutkan Kemajuan dalam Teknologi Pendingin Udara

Seiring berjalannya waktu, semakin jelaslah bahwa Freon, meskipun tidak berbahaya bagi manusia seperti amonia, cukup berbahaya bagi lingkungan. Pada tahun 1987, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan Protokol Montreal untuk menyatakan kualitas berbahaya dari klorofluorokarbon. AS meninggalkan penggunaan CFC seluruhnya pada tahun 1995 setelah menemukan bahan kimia alternatif yang tidak mengeluarkan CFC. Teknologi baru sedang dikembangkan sepanjang waktu untuk menyelamatkan lingkungan, meningkatkan efisiensi peralatan, dan meningkatkan kualitas udara pada saat yang bersamaan.

Saat ini, teknisi dapat pergi ke sekolah untuk mengembangkan pendidikan mereka seputar teknologi HVAC dan mengambil kursus untuk melihat bagaimana desain telah berubah sepanjang sejarah. Ijazah AC adalah alat yang berguna untuk berkarir di industri HVAC yang berkembang pesat.

Jangan lupa, pakaian luar angkasa yang dikenakan Neil Armstrong dan Buzz Aldrin saat mereka berjalan di bulan menggunakan prinsip AC untuk mendinginkannya. Banyak pencapaian besar dalam satu abad terakhir yang dimungkinkan dengan kemajuan teknologi AC dan pendinginan. Bayangkan di mana kita akan berada dalam seratus tahun lagi.

The Refrigeration School, Inc melatih teknisi pemanas, ventilasi, dan AC dalam perbaikan dan pemeliharaan berbagai teknologi HVAC. Mereka menawarkan jadwal kelas yang fleksibel dan pelatihan langsung untuk memungkinkan Anda mempelajari apa yang Anda butuhkan