Lifestyle

Pengertian, Ruang Lingkup dan Tujuan Pendidikan Jasmani

Summary

Pengertian, Ruang Lingkup dan Tujuan Pendidikan Jasmani Pengertian Pendidikan Jasmani Pengertian pendidikan jasmani ini sejalan dengan UU 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik […]

Pengertian, Ruang Lingkup dan Tujuan Pendidikan Jasmani

Pengertian, Ruang Lingkup dan Tujuan Pendidikan Jasmani

Pengertian Pendidikan Jasmani

Pengertian pendidikan jasmani ini sejalan dengan UU 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat memanfaatkan potensi dirinya untuk kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta kemampuan yang melekat pada dirinya, masyarakat, bangsa, dan kebutuhannya. oleh negara.

Pengertian Pendidikan Jasmani Menurut Pendapat Para Ahli

Menurut Aip Syarifudin dkk. (dalam Nurhadi Santoso, 2009: 3) Pendidikan jasmani adalah suatu proses melalui kegiatan jasmani yang dirancang dan disusun secara sistematis untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, kemampuan dan keterampilan jasmani, kecerdasan dan pembentukan karakter, serta nilai-nilai dan positif bagi setiap warga negara. untuk tujuan pendidikan untuk mencapai. Sedangkan menurut Arma Aboellah (dalam Guntur, 2009:15), pendidikan jasmani telah menjadi bagian integral dari pendidikan umum melalui kegiatan jasmani yang ditujukan untuk mengembangkan individu secara organik, neuromuskular, intelektual dan emosional.

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pendidikan jasmani adalah suatu proses pendidikan yang meliputi kegiatan jasmani, yang secara sistematis dan bertahap diklasifikasikan menurut tingkat pertumbuhan dan perkembangannya, meningkatkan kemampuan dan keterampilan jasmani, membentuk potensi yang ada serta memajukan dan memajukan intelektual individu. . pendidikan Sifat Kepribadian. untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

Tujuan Pendidikan Jasmani

Menurut Bloom dan Krathwohl (dalam Abdullah et al. 1994:15), tujuan pendidikan dapat dibagi menjadi tiga domain, yaitu domain kognitif, domain afektif, dan domain psikomotor. Domain kognitif meliputi hasil intelektual seperti pengetahuan, pemahaman dan keterampilan berpikir, sedangkan domain afektif meliputi perasaan dan emosi seperti minat, sikap, apresiasi dan metode adaptasi, seperti dalam kasus domain psikomotor, yang mempengaruhi keterampilan gerak siswa. , misalnya menulis, mengetik, dan mengelola komputer. Menurut Voltmer et al. (dalam Guntur, 2009:15) “Tujuan pendidikan jasmani adalah pendidikan anak secara utuh agar dapat berkembang sepenuhnya individu anak, yang meliputi perubahan fisik, mental, moral, sosial, estetika dan emosional, intelektual dan kesehatan. . “.

Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa tujuan kelas pendidikan jasmani adalah untuk mengembangkan anak melalui aktivitas jasmani, meningkatkan keterampilan dan kemampuan gerak dasar, membentuk sikap positif, serta berkembangnya kesehatan mental, sosial, emosional, intelektual, dan umum.

Ruang Lingkup Pendidikan Jasmani

Badan Standar Nasional (2006:2) menyatakan bahwa mata pelajaran pendidikan jasmani, pendidikan jasmani dan kesehatan meliputi:

  1. Permainan dan olahraga meliputi: olahraga tradisional, permainan. Eksplorasi keterampilan gerak, non gerak dan gerak manipulatif, atletik, baseball, finishing, kippers, sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis dan pencak silat, serta kegiatan lainnya.
  2. Aktivitas perkembangan meliputi: mekanika postur, komponen kebugaran jasmani, postur dan aktivitas lainnya.
  3. Kegiatan senam meliputi: kelincahan sederhana, keterampilan tanpa kerja, keterampilan keterampilan dan latihan lantai dan kegiatan lainnya.
  4. Kegiatan berirama meliputi; Kebebasan bergerak, senam pagi, SKJ, senam aerobik dan aktivitas lainnya.
  5. Kegiatan air meliputi; Permainan air, keamanan air, keterampilan gerakan air dan berenang dan kegiatan lainnya.
  6. Pendidikan di luar kelas, meliputi: piknik/wisata, pengenalan lingkungan, berkemah, menjelajah dan mendaki gunung.
  7. Kesehatan, meliputi mengajarkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam hal kebersihan diri, menjaga kesehatan, menjaga lingkungan yang sehat, memilih makanan dan minuman yang sehat, mencegah cedera dan mengobati, mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan. . Pertolongan Pertama dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek yang terpisah dan berjalan secara implisit dalam semua aspek.

Sumber Rangkuman Terlengkap : KelasPJOK.Com