Kesehatan

Infeksi Pipi Merah pada Ibu Hamil

Summary

Infeksi pipi merah atau Erythema infectiosum adalah infeksi virus yang menyerang anak anak yang diakibatkan oleh parvovirus B19. Hanya separuh jumlah wanita di dunia yang kebal terhadap virus ini sampai saat mereka masuk usia dewasa. Namun jika ibu hamil terinfeksi […]

Infeksi pipi merah atau Erythema infectiosum adalah infeksi virus yang menyerang anak anak yang diakibatkan oleh parvovirus B19. Hanya separuh jumlah wanita di dunia yang kebal terhadap virus ini sampai saat mereka masuk usia dewasa. Namun jika ibu hamil terinfeksi penyakit ini dan janinnya belum genap 20 minggu, ia akan mengalami berbagai komplikasi sesudah lahir.

Gejala gejala dan kemunculannya

Pada orang dewasa termasuk ibu hamil, ruam kadang muncul di pipi kadang tidak muncul, atau muncul di lain tempat. Juga disertai dengan demam ringan, rasa sakit dan bengkak pada persendian selama 2-3 hari. Kurang lebih 50% penyebaran infeksi pipi merah ini disebabkan oleh pemakaian alat rumah tangga secara berbarengan atau tertular oleh orang yang terkena infeksi ini di lingkungan sekitarnya.
Efek bagi bayi

Resiko kematian janin yang belum lahir rendah. Penyebaran infeksi dari ibu ke bayi hanya bisa terjadi saat ibu tidak kebal. Bahkan bila si ibu terinfeksi, hanya 30% bayi yang terserang (umunya 30 hari sesudah terinfeksi). Pada banyak kasus, infeksi bisa hilang sendirinya, beberapa memang perlu perawatan, dan sedikit yang fatal. Infeksi parvovirus tidak mengakibatkan abnormalitas sistem produksi.
Tindakan preventif terhadap diri sendiri dan bayi

Mencuci tangan dengan bersih sebelum makan dan sebelum menyentuh wajah untuk mencegah terjadinya penularan infeksi. Hindari berbagi sendok, piring, gelas, handuk yang sama dengan siapapun. Jika ibu hamil merasa terinfeksi penyakit ini, segera berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksa kesehatan diri dan kandungan.