Pemupukan Bunga Mawar

Kali ini akan dibahas tentang bagaimana cara menanam bunga mawar. Menanam bunga mawar tidak bisa dilakukan secara asal, perlu langkah langkah yg benar agar rajin berbunga.

Yuk daripada capek-capek buka tutorial youtube yang boros kuota, lebih baik simak penjelasan teks prosedur penanaman bunga mawar secara lengkap di bawah ini.

Pemupukan Bunga Mawar

 

Salah satu tips rahasia untuk menanam bunga mawar dengan sukses tidak cukup hanya menanam dan merawatnya saja. Perlu dilakukan strategi khusus agar cepat berbunga. Contoh dalam hal ini adalah dengan memberikannya pupuk.

Pupuk berfungsi sebagai nutrisi agar pertumbuhan tanaman mawar berkembang dengan baik. Waktu terbaik saat pemupukan adalah pada saat musim panas agar butiran-butiran pupuk tidak bergerak kesana kemari akibat terkena hujan.

Pupuklah bunga mawar menggunakan NPK dengan kadar 5 gram/tanaman pada saat proses menanam dan 7 hari setelah penanaman seperti yang kami kutip dari https://agrarindo.com/ . Setelah itu, semprotkan stimulan bio organik dengan konsentrasi 1 : 10 setiap seminggu sekali.

Pada umumnya, pupuk NPK terdiri dari 3 jenis, yaitu pupuk merah muda, pupuk hijau, dan pupuk biru. Berdasarkan kualitasnya, pupuk NPK berwarna hijau adalah yang terbaik.

Ada tiga cara dalam memberikan pupuk yang bisa kamu pilih:

  • Cara pertama adalah menaburkan pupuk dengan kadar satu genggam tangan (sekitar 20-30 butir) di atas media tanam.
  • Cara kedua yang bisa dipilih adalah dngan menggali media tanama di kedua sisi pot, lalu memasukkan pupuk NPK ke dalamnya dan menutup kembali galian tersebut.
  • Cara terakhir yang bisa kamu lakukan adalah dengan melarutkan pupuk NPK pada air lalu menyiramkannya pada media tanam mawar.

Jika dilihat hasilnya, cara ketiga merupakan cara memupuk yang paling bagus karena pupuk NPK dapat langsung masuk ke dalam media tanah. Hal ini akan membuat proses penyerapannya berlangsung lebih cepat dari cara satu atau dua.

Jika kamu menanam bunga mawar dalam skala besar, maka tambahkan pupuk urea dengan kadar 200 – 300 kg/hektar, KCL 250 kg/hektar, dan TSP 840 kg/hektar setiap 3 bulan sekali. Perlu diingat, siraman pupuk tidak boleh terkena batang pohonnya karena akan mengakibatkan kegosongan.